Tim Monitoring dan Evaluasi Turun ke Lokasi Kegiatan ADD Nagari Cubadak

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN --- Walinagari Cubadak Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman, Yuni Yelfi beserta perangkat nagari, LPMN, Bamus, KAN, Babinsa, Bhabinkaptimas, PD Teknik lakukan monitoring ke beberapa kegiatan pembangunan yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2018.

Kegiatan monitoring yang dilakukan itu dalam upaya meminimalisir terjadinya penyelewenangan Alokasi Dana Desa (ADD) di Kenagarian Cubadak.

Menurut Walinagari Cubadak, Yuni Yelfi kucuran ADD yang masuk ke kenagarian Cubadak tahun 2018 ini lebih kurang sekitar Rp 1.479 Milyar.      

“Anggaran itu dipergunakan untuk berbagai kegiatan pembangunan dibeberapa kejorongan yang ada di Kenagarian Cubadak. Tahun ini, sebanyak 15 kegiatan yang kita lakukan,” kata Yuni Yelfi kepada Indonesiasatu.co.id, Rabu (29/08/2018).

Adapun 15 kegiatan tersebut, diantaranya Pembangunan Irigasi sawah Lombang kampung Pinang di jorong Batang Tuhur, Pembangunan Jalan Koto Tuo - SMA di jorong Batang Tuhur, Seminisasi Jalan Kampung Kuaiyan - Pulo Cancang di jorong Tanah Putih

Selanjutnya, peningkatan jalan Lanai -- Sinuangon, Pembangunan jalan Batang Kundur -- Lanai di jorong sei Jernih. Pembangunan Irigasi Aek Botung, Pembangunan Irigasi Aek Julu Botung di jorong Hulu Pasaman, Pembangunan Tali Bandar Sawah Paraman Kakar di jorong Tanah Putih. Lanjutan Pembangunan jalan usaha tani Kobun Labu, Pembangunan jalan Padang Mosok -- Simpang Jaor di jorong Harapan Rakyat.

Pembangunan jalan Lingkar kampung baru koto panjang, Pembangunan jalan usaha tani padabg Bincu di jorong Bandar Mas, Pembangunan jalan Serasah -- Kampung Pinang di jorong Air Mancur, Pembangunan Los Pasar Cubadak, Pembangunan jalan Lingkar Kampung Baru Silang Empat.

“Dari 15 item pekerjaan pembangunan yang sedang dikerjakan saat ini, Pembangunan Jalan Koto Tuo - SMA di jorong Batang Tuhur, telah selesai 100 persen. Sisanya, yang lain sudah mencapai 50% pada akhir oktober mendatang, seluruh pekerjaan telah selesai dikerjakan,” ungkapnya.(Anto)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

* Belum ada berita terpopuler.

Index Berita